Creva Business Consulting
Creva Business Consulting menghadirkan transformasi nyata bagi BPR melalui ekosistem digital dan program pelatihan profesional yang telah menjangkau ratusan lembaga keuangan dari Aceh hingga Papua. Kami mengkhususkan diri dalam digitalisasi proses bisnis dan tata kelola perbankan guna meningkatkan daya saing serta akuntabilitas institusi Anda. Percayakan akselerasi bisnis dan kepatuhan regulasi perbankan Anda kepada tenaga ahli kami yang berpengalaman di bidangnya.
Hubungi Kami
hero
GALERI KEGIATAN
hero
Lead Consultant
Fernando A. Siahaan, S.E., M.M. Konsultan dan trainer Creva Business Consulting dengan pengalaman perbankan yang luas selama lebih dari dua dekade di Indonesia. Memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat sebagai mantan Branch Manager serta spesialis di bidang manajemen risiko dan pengendalian internal perbankan di berbagai wilayah Indonesia. Merupakan pakar manajemen risiko bersertifikasi (LSPP & BSMR) yang telah mendalami bidang Internal Control dan operasional perbankan di berbagai wilayah Indonesia, yang kini fokus membantu BPR dalam transformasi digital dan penguatan tata kelola risiko yang akuntabel.
BERITA TERBARU
news
Aplikasi Digital SIRENBIS Versi 4 untuk Menyusun dan Menyampaikan Laporan Rencana Bisnis BPR (RBB) ke OJK Satu Klik ke APOLO
10 Oktober 2026
Regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkembang untuk menguatkan perbankan BPR-BPRS secara industrial. Demikian juga yang terjadi dalam Penyusunan RBB terdapat perubahan pengaturan aspek prudensial serta kemungkinan adanya perubahan struktur data APOLO RBB 2027, maka BPR membutuhkan penyesuaian agar comply terhadap regulasi dan memiliki RBB yang terstuktur. Perkembangan tersebut menuntut teknologi yang mampu merespons perubahan secara cepat agar penyusunan dan penyampaian laporan RBB 2027 kepada OJK tetap akurat, sesuai ketentuan, dan tepat waktu. Menjawab kebutuhan BPR dalam menyusun dan menyampaikan Laporan RBB 2027 ke OJK, Aplikasi Digital SIRENBIS (Sistem Informasi Rencana Bisnis) BPR Versi 4 hadir sebagai evolusi dari versi sebelumnya (Versi 1 ,2 dan 3). Pengembangan ini dirancang untuk mengakomodasi perubahan regulasi OJK serta membantu BPR menyesuaikan proses penyusunan rencana bisnis (RBB) dan pelaporannya secara lebih cepat, efisien, dan terstruktur. ✳️ Penyusunan RBB Tahun 2027  Industri BPR wajib menyampaikan Laporan RBB Tahun 2027 paling lambat tanggal 15 Desember 2026 ke OJK melalui APOLO RBB. Mengacu pada SEOJK No. 24/SEOJK.03/2025 tanggal 13 November 2025 tentang Rencana Bisnis BPR bahwa secara substantif penyusunan RBB Tahun 2027 menggunakan posisi akhir bulan November 2026 sebagai dasar proyeksi RBB dan penyusunan RBB berbasis penerapan Manajemen Risiko. Untuk membantu BPR menyiapkan Laporan RBB dan menyampaikanya ke OJK One Click ke APOLO, BPR dapat memanfaatkan Aplikasi Digital SIRENBIS Versi 4 menggantikan cara kerja manual yang berpotensi menimbulkan pain (penderitaan).  ✴️ Aplikasi Digital SIRENBIS Versi 4 Dalam rangka melaksanakan transformasi digital di bidang pelaporan sebagaimana yang didorong oleh OJK dan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas BPR menyusun RBB tahun 2027, di Aplikasi Digital SIRENBIS Versi 4 sudah kami letakkan fitur yang memberi manfaat dan nilai tambah bagi pengguna, yaitu: a. Impor data  (meminimalisir input manual) untuk mendukung data historis Laporan Bulanan untuk dekomposisi trend, level, dan seasonal pattern untuk proyeksi RBB tahun 2027, dapat membaca sub folder-subfolder secara otomatis, dan mencari file TXT yang relevan ketika mengimpor data historis; b. Tombol Proyeksi Otomatis untuk Bulan Desember 2026 dan Laporan Keuangan Tahun 2027;  c. Perhitungan CKPN dengan analisis dampak SAK EP pada bentuk struktur Laporan Keuangan Bulanan, yang sudah diakomodasi dalam SIRENBIS Versi 4; d. Proyeksi Otomatis membaca trend dari data historis dan divisualisasikan dalam grafik; e. Menampilkan parameter One Click Cepat berdasarkan trend historis dan ruang penyesuaian oleh User ; f. SIRENBIS Versi 4 memberikan ruang bagi pengguna untuk mengisi data PD, LGD, atau tarif peer group untuk menghitung coverage CKPN dalam proyeksi beban dan posisi CKPN di tahun 2027; g. Hubungan antara likuiditas dari dana pihak ketiga, menuju antar bank aktiva, yang diteruskan ke dalam kredit, mempengaruhi rasio-rasio utama, berubah secara real time, dan terintegrasi satu sama lain; h. Pengguna dapat merubah dan mengurangi likuiditas pada deposito untuk mengurangi cost of fund , dan mendorong low cost deposit seperti tabungan. Pengaruhnya pada likuiditas dapat dilihat secara langsung pada saldo antar bank aktiva. Selanjutnya pengguna dapat mendorong pertumbuhan kredit yang terukur, sambil melihat perubahan rasio-rasio secara real time ; i. Proyeksi Kredit dengan parameter pertumbuhan yang dapat disesuaikan, dan pergerakan bulanan sesuai trend, level, dan seasonal pattern , menggunakan metode seasonal auto-regression ; j. Proyeksi NPL, pendapatan bunga atas kolektibilitas 1 dan 2, serta hubungannya dengan CKPN dapat disesuaikan dengan target-target internal BPR; k. SIRENBIS Versi 4 menyediakan kalkulator pertumbuhan tabungan dan deposito yang terintegrasi dengan beban bunga. Penyesuaian pertumbuhan saldo dan likuiditas dapat dipantau secara cepat dan divisualisasikan dalam grafik yang mudah diinterpretasikan oleh pengguna; l. Menyediakan tampilan seperti dashboard indikator utama yang dapat diubah, dimodifikasi, dan berubah secara real time (Target Proyeksi Aset Produktif, Target Proyeksi DPK, Antar Bank Aktiva, Estimasi Rasio-Rasio Utama Relevan); m. One Click untuk menyimbangkan posisi Kas dan jika dilakukan secara manual butuh waktu dan energi n. One click cetak output Laporan RBB otomasi dari SIRENBIS Versi 4 tanpa mengetik manual di Word. Ouput Laporan RBB mengacu pada regulasi terbaru SEOJK No. 24/SEOJK.03/2025; o. One click ke APOLO RBB Validasi Sukses dan jika dilakukan secara manual berpotensi besar ada error validasi. Terima kasih. www.crevabusinessconsulting.com
Lihat selengkapnya