
Berdasarkan hasil
Validasi OJK terhadap Self Assessment Edukasi dan Pelindungan Konsumen (SA EPK)
tahun 2025 yang dilakukan oleh PUJK (Penyedia Usaha Jasa Keuangan) diketahui
bahwa terdapat selisih (gap) nilai yang lebar sebesar 19,16.
Nilai SA EPK : 93,56
Hasil Validasi
OJK : 74,40
Selisih (gap) : 19,16

Penyebab Gap yang lebar (19,16)
Penyebab gap yang lebar ini adalah PUJK (Sektor Perbankan, Bank Umum termasuk BPR-BPRS, Pasar Modal, Asuransi) dalam menjawab SA EPK masih
banyak ditemukan kelemahan antara lain:
(1) Assessment di
SIPEDULI OJK seharusnya dijawab “Ya” dan disertai dengan dokumen pendukung
namun masih ada BPR-BPRS menjawab “Tidak” sehingga tidak membutuhkan dokumen
pendukung dan
(2) Masih
terdapat dokumen pendukung yang diunggah ke SIPEDULI tidak relevan dengan Assessment.
Aplikasi SIPPENA Versi 3 (Mengapa BPR-BPRS direkomendasikan agar memiliki SIPPENA Versi 3?)
Aplikasi Digital SIPPENA Versi 3 memiliki Fitur Baru (Pusat Dokumen Pendukung SA EPK). Fitur ini dapat menjadi solusi bagi BPR-BPRS dalam menjawab Assessment EPK dan memastikan jawaban telah sesuai dengan pertanyaan sehingga jawaban BPR-BPRS lebih tepat karena telah memiliki referensi atau rujukan dalam menjawab dan dokumen apa yang seharusnya diunggah. Diharapkan Nilai Assessement BPR-BPRS dapat mendekati hasil validasi OJK, sehingga tidak terdapat selisih (gap) yang besar sebagaimana hasil penilaian PJK (93,56) Vs Hasil Validasi OJK (74,40) tahun 2025 terdapat Gap 19,16.
Pusat Dokumen (Fitur Baru di SIPPENA Versi 3)
Berikut link ke youtube video terkait fitur Pusat Dokumen di SIPPENA Versi 3:
https://www.youtube.com/watch?v=iMyiW-c-mXI



